Home / Reviews / Review Senapan Angin Canon 737

Review Senapan Angin Canon 737

review-senapan-angin-canon-737-shortCanon; atau yang di luar negeri bernama Cannontapi bukan bagian dari Canon Japan®; adalah salah satu pabrikan senapan angin besar dari Surabaya. Sejak lama Canon dikenal akan kehandalan, kualitas, dan akurasi produknya. Pada kesempatan kali ini saya akan mereview senapan angin merk Canon 737 short dengan popor kayu. Senapan Canon ini kebetulan milik pribadi, jadi review mungkin sedikit subjektif.

Canon Super 737 sebenarnya adalah penerus dari suksesor seri Canon Super Deluxe 707 yang saat ini sudah discontinue. Memakai tabung angin dengan diameter 22mm (OD22), power Canon 737 tergolong cukup memadai untuk melumpuhkan buruan kecil atau sedang. Kenapa saya memilih tipe laras pendek? Selain menyukai bentuknya, kebetulan saya kurang suka menembak jarak jauh (long range) karena lebih senang memakai visir.

Canon 737 short memiliki panjang laras 50cm OD9 yang dilindungi serubung (srombong) laras plastik berukuran OD13. Larasnya dari baja dengan 8 alur halus berlawan arah jarum jam (counter clockwise) pada 1¼ putaran. Chamber-nya dari plastik ABS yang cukup kuat untuk menopang teleskop berukuran kecil hingga sedang. Senapan Canon 737 ini menganut sistem trigger model dumping seperti pada Sharp Innova. Trigger dan pelindung trigger juga dari bahan plastik yang sudah dilengkapi pengunci picu.

Baik visir depan maupun belakang terbuat dari plastik. Secara pribadi saya sangat menyukai visir Canon dibanding dari produk Sharp atau Benjamin. Memberi kesan sederhana tapi dengan nuansa modern, ditambah kemudahan dalam mengatur visir baik vertikal (elevation) maupun horizontal (windage). Senapan angin ini memakai sekat wool pada sistem pompa sehingga proses pemompaan angin terasa halus dan ringan dibanding senapan sejenisnya.

Popor kayu yang digunakan terbuat dari kayu mahoni yang ringan dan memiliki bentuk sederhana karena lebih cocok untuk berburu. Selain popor kayu, senapan Canon 737 juga hadir dengan popor plastik ABS berwarna hitam doff yang memiliki bobot lebih ringan. Secara keseluruhan, Canon 737 adalah senapan yang cantik. Garapannya halus dan rapi, serta memiliki kualitas bahan (build quality) yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

cannon-737-l

Review akurasi dan hasil tembakan Canon 737

Mereview senapan angin tentu tidak lengkap tanpa menguji tembakannya. Senapan Canon 737 yang diuji kali ini dibeli dari baru dan sudah melewati masa break-in kurang lebih 250 tembakan. Mimis yang dipakai adalah jenis wadcutter merk RWS Supermag 9,3 grain, jarak tembakan 7 meter dengan 3x pompa. Saya memakai visir (open sight) dengan target tembakan adalah kardus yang sudah dilingkari dengan spidol.

akurasi-hasil-tembakan-canon-737

Dari percobaan 5x tembakan, saya mendapatkan grouping sebesar koin Rp50 dimana ada 1 tembakan mengarah ke lubang yang sama. Kebetulan sebelum percobaan dimulai terjadi benturan pada visir belakang (rear sight) sehingga arah tembakan sedikit ke arah kanan atas dari target yang ditentukan.

Dari hasil uji tembakan, bisa dilihat bahwa akurasi Canon 737 tergolong baik dan konsisten. Hasil ini jelas akan lebih baik lagi jika menggunakan teleskop ditambah dudukan senapan (rifle stand) yang bagus. Saat ini saya sedang mencoba akurasi pada 10m dan 20m. Ditunggu saja perkembangannya.

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *