Home / Rubrik / Beburu Dalam Pandangan Islam

Beburu Dalam Pandangan Islam

Setiap agama pastinya mempunyai aturan dan ajaran nya masing – masing. Tentunya itu semua tergantung dari kepercayaan kita masing – masing. Namun dalam agama islam semua aturan yang ada didunia ini tentu ada, salah satunya adalah kegiatan berburu. Dalam agama islam kegiatan berburu ada batas – batas dan aturannya. Tidak sembarang begitu saja kita berburu hewan sesuka hati.

Karena memang tujuan dari berburu untuk dimakan dagingnya, diambil kulit nya atau dibekukan lalu dijadikan pajangan. Kalau untuk diambil kulitnya dan dibekukan dimuseum mungkin tidak terlalu masalah namun tetap juga harus dengan aturan – aturan yang berlaku dinegara tersebut. Dan kalo untuk dikonsumsi ini yang menjadi masalah yang dimana ajaran agama islam terdapat aturan – aturan untuk menyembelih makanan lalu dikonsumsinya.

Kalau dalam agama islam biasa nya kita mengenal dengan menyembelih hewan. Lalu apakah bertentangan jika berburu dengan menyembelih. Bagi orang yang beragama islam tentu setuju bahwa berburu adalah kegiatan yang haram namun ada beberapa paham islam yang mengatakan bahwa berburu adalah kegiatan yang wajar jika diniatkan untuk kegiatan yang positif. Mungkin kita berpikir mana ada orang yang berburu untuk kegiatan positif. Mungkin kalau kegiatan dari pemerintah langsung untuk diadakan berburu hewan – hewan tersebut tidak masalah. Namun yang menjadi masalah biasanya para pemburu hewan tidak kenal batas dan aturan yang sudah ditentukan.

Dalam agama islam tentu ini dilarang keras. Karena memang tidak pernah ada yang menganjurkan untuk menkonsumsi daging hewan hasil dari berburu. Bahkan jika untuk menyembelih hewan saja harus dengan satu  kali besetan hingga hewan tersebut mati. Tidak boleh dengan besetan pisau atau golok berkali – kali ketika ingin membunuh hewan.

Namun ajaran islampun mengajarkan membunuh hewan yang dapat membahayakan dan merugikan keadaan sekitar. Salah satunya adalah hewan tikus. Hewan yang satu ini sangat dibenci dan dilarang untuk dikonsumsi oleh agama islam. Namun tetap saja banyak pemburu yang memburu hewan tersebut. Yang biasanya dijadikan untuk olah campuran bahan makanan. Salah satu makanan yang biasa dicampur olahan daging tikus adalah baso.

Dan berikut ini adalah beberapa hewan yang boleh dibunuh oleh pandangan agama islam dikarenakan hewan tersebut dapat membahayakan dan merugikan daerah sekitar. Berikut ini adalah daftar hewan – hewannya :

  1. Harimau Buas

harimau buas

Mengapa hewan tersebut boleh dibunuh ketika dalam keadaan darurat. Karena memang hewan tersebut sangat berbahaya. Namun dalam agama islam hewan tersebut memang boleh dibunuh asal ada alasan yang jelas dan kegiatan yang positif. Contoh seperti untuk uji laboratorium, untuk pengobatan dan masih banyak yang lainya. Jangan membunuh harimau hanya karena ingin mengincar kulitnya atau juga ingin dibekukan lalu dijadikan pajangan. Karena hal tersebut tentu tidaklah bermanfaat bagi banyak orang.

 

  1. Burung Hantu

burung hantu

Kenapa burung ini boleh dibunuh karena sesuai dengan nama nya bahwa burung ini menurut ajaran agama islam dapat membawa bencana dan juga bahaya. Sebenarnya keberadaan burung ini tidak terlalu menganggu keberadaan manusia. Namun yang menjadi masalah adalah bahwa sebagaian orang beranggapan bahwa burung ini dapat membawa bencana dan juga bahaya bagi yang melihat dan juga yang ditempati burung tersebut. Dan memang burung ini tidak ada manfaatnya bagi seseorang. Karena kita tahu dalam agama islam sebaik – baiknya hewan adalah hewan yang dapat bermanfaat bagi manusia. Dan tentu sudah pasti bahwa burung ini boleh diburu asal tidak berlebihan dalam melakukan pemburuannya.

 

  1. Tikus

tikus sawah

Hewan yang satu ini sudah pasti boleh dibunuh oleh manusia. Karena keberadaan hewan tersebut sangat menggangu. Dan bukan hanya manusia saja yang merasakan terganggu melainkan tumbuhan dan hewan yang lainya pun merasa terganggu dengan hewan tersebut. Karena memang hewan yang satu ini sering membuat tanaman padi jadi gagal panen. Dan masih banyak kerugian yang lainya yang disebabkan oleh hewan yang satu ini.

 

  1. Ular Berbisa

ular-berbisa

Dari dahulu memang hewan yang satu ini sangat berbahaya bagi manusia. Dan memang hewan ini sangat dibenci oleh umat islam karena memang tidak ada yang bisa dimanfaatkan dari hewan tersebut. Namun anda juga tidak boleh terlalu sering berburu hewan yang satu ini. Karena memang hewan ini juga perlu habitat dan ekosistem. Karena sebagai manusia tentunya tidak boleh menghanguskan komnitas, organsisasi atau juga habitat.

 

  1. Babi Hutan

babi hutan

Hewan yang satu ini sangat sering sekali diburu oleh para pemburu. Namun babi hutan berbeda dengan babi yang lainya. Karena babi hutan dapat menyerang seseorang dan bisa membuat seseorang terluka. Namun dalam agama islam juga tidak boleh mengkonsumsi hewan yang satu ini. Karena memang hewan ini adalah salah satu hewan yang sangat dilarang untuk dikonsumsi oleh ajaran islam. Namun berbeda dengan ajaran agama yang lain. Yang boleh – boleh saja mengkonsumsi hewan yang satu ini dan bahkan dijadikan makanan pokok.

 

 

Itulah penjelasan berburu dalam pandangan islam, yang dimana ajaran ini banyak sekali atran yang berlaku mulai dari menyembelih hewan dan juga makanan – makanan yang dilarang untuk dikonsumsi. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

 

 

About admin

Check Also

Senjata Yang di Gunakan Untuk Berburu Hewan

Setiap orang tentunya suka berburu. Baik itu berburu makanan, berburu pakaian, dan juga berburu yang …

One comment

  1. Fyi, dalam islam boleh kok berburu untuk tujuan konsumsi.

    “Jika engkau ingin melepas anjing (pemburu yang telah dilatih), maka ucapkanlah ‘bismillah’. Jika ia menangkap sesuatu untukmu, lalu engkau mendapati hasil buruan tersebut dalam keadaan hidup, maka sembelihlah. Jika engkau mendapati hasil buruan tersebut dibunuh oleh anjing buruan itu dan ia tidak memakannya, maka makanlah hasil buruan tersebut. Jika engkau mendapati anjingmu bersama anjing lain dan hewan buruan tersebut sudah ia bunuh, maka janganlah memakannya karena engkau tidaklah tahu siapa yang membunuh hewan buruan tersebut.
    Jika engkau melepas panahmu, maka sebutlah bismillah. Jika ia hilang darimu sehari, lalu engkau tidak dapati padanya kecuali panahmu saja, maka makanlah hewan buruan tersebut jika engkau mau. Jika engkau mendapatinya mati tenggelam di air, maka janganlah memakannya.” Muttafaqun ‘alaih. (HR. Bukhari no. 5484 dan Muslim no. 1929).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *