Home / Senapan Angin / 6 Langkah Mudah Membuat Peredam (Silencer) Senapan Angin

6 Langkah Mudah Membuat Peredam (Silencer) Senapan Angin

membuat-peredam-senapan-angin-

Peredam atau disebut juga silencer merupakan bagian yang sangat penting dan tidak boleh terlupakan bagi senapan angin yang kita milik. Apalagi ketika kita ingin berburu di waktu siang. Untuk berburu berbagai jenis burung, peredanm atau silincer merupakan hal penting dikarenakan kebiasaan burung yang sering bersama dan berkumpul dalam grombolan pasti akan berpencar dengan suara bising atau mengganggu timbul dari senapan angin kita. Atau bisa dibilang, sekali tembak kabur semua.

Dengan menggunakan peredam super senyap dan sunyi yang terpasang dalam senapan angina yang kita miliki, maka harapannya hewan buruan tidak akan lepas dan kabur walaupun kita sudah menembak hingga jatuh atau mati pada salah satu dari mereka. Nah, untuk peredam atau silincer, apakah harus yang berharga mahal agar menjamin kesenyapanya? Nyatanya tidak. Kita bisa menggunakan peredam dengan harga murah untuk mendapatkan kualitas senyap yang bagus. Berikut langkah-langkah yang bisa kita lakukan:

  1. Awalnya kita harus mempersiapkan dahulu paralon berbentuk logam yang terbuat dari besi atau aluminium. Untuk lebih mudahnya kita cukup membeli saja peredam yang murah seharga Rp 25.000,- an
  2. Selanjutnya, kita buka peredam dengan harga murah tersebut baik dari satu sisi atau keduanya. Yang perlu diingat bahwa ada yang memakai ulir atau baut da nada yang model sock. Jika kita putar tutupnya dan tidak ingin berputar atau tidak ingin terbuka maka hal tersebut berarti bahwa dapat diketahui model sock dan selanjutnya di beri lem. Cara membukanya adalah dengan memanaskan pada api, dan masukkan besi yang memiliki ukuran agak panjang melalui salah satu sisi dengan posisi agak dimiringkan serta mengetuk dengan palu untuk mebuka bagian tutup yang laing.
  3. Langkah berikutnya adalah membuka sekat untuk peredam yang kita miliki. Yang perlu diperhatikan adalah jangan menggunakan sekat bawaan, akan lebih baik jika memakai sekat yang kuat. Yang paling mudah lagi bisa dengan menggunakan barang bekas saja contohnya dengan tutup bekas air mineral. Setelah itu, lubangi bagian tengahnya namun jangan terlalu besar. Buatlah 2 sebanyak 2 sekat saja, maka nantinya akan terdapat 3 ruang di peredam yang kita miliki.
  4. Berilah karpet untuk diletakkan pada sekat yang kita miliki tadi. Gunakan merk lem yang berkualitas ( super glue ) untuk merekatkannya.
  5. Lalu, masukkan sekat yang kita miliki, dan atur jarak dengan kisaran sama antara satu dengan yang lainnya.
  6. Perlu diperhatikan dan diingat, jangan beri alat apapun seperti karpet atau alat lainnya untuk paralon besi kita. Hal tersebut akan dijelaskan sebagai berikut. Oo.. iya.. silakan anda coba peredam yang sudah anda buat terlebih dahulu, pasti sangat senyap dan sunyi. Dan perlu diingat pula, harus mencari peredam yang berukuran agak panjang. Jangan sampai memilih yang ukurannya pendek. Ukuran panjang berkisar sebesar 20 cm atau lebih. Jika yang kita peroleh merupakan peredam yang ukurannya terlalu pendek, hasilnya akan kurang memuaskan.

Beberapa langkah di atas harus anda lakukan dengan baik dan benar. Agar menghindari kesalahan dalam setiap langkah dan mungkin anda juga dapat berinovasi sendiri, anda sebaiknya memahami bagaimana cara kerja peredam atau silencer.

Cara Kerja Peredam Atau Silencer

membuat-peredam-senapan-angin

Mekanisme atau cara kerja peredam adalah memanfaatkan tekanan udara yang keluar dari laras dan pecah di dalam ruang peredam serta melintasi 3 ruang sehingga bunyi yang keluar atau bunyi yang dihasilkan akan menjadi sangat senyap dan sunyi. Ini karena suara pasti akan pecah ke dalam kolom satu. Gema atau pantulan bunyi dari kolom satu tersebut akan masuk ke dalam kolom 2, sedangkan sisa gema dari kolom nomor 2 akan disenyapkan kembali pada kolom ketiga. Pada akhirnya suara yang dihasilkan dari ujung peredam akan menghilang dan hanya bersisa suara yeng keluar dari ujung senapan angin saja.

Dari penjelasan di atas dapat kita tarik kesimpulan bahwa semakin besar diameter peredam yang kita miliki, maka suara yang dihasilkan akan makin senyap atau sunyi. Sama halnya dengan ketika semakin panjang peredamnya, namun jika kita mengisinya dengan karpet, maka ruang yang ada dalam peredam kita akan terasa semakin sempit begitu pun jika ruang antara sekat yang terlalu sempit. Yang perlu diperhatikan adalah kualitas sekat kita. Semakin keras bahan sekatnya dan semakin rapat, maka akan menghasilkan suara yang semakin bagus sehingga pada akhirnya suara yang dihasilkan akan semakin senyap.

Jadi Kita tak perlu lagi mengeluarkan banyak biaya untuk membeli peredam yang mahal. Dapat kita buktikan dari hal tersebut, ternyata harga peredam yang mahal tidak pasti menentukan dan menjamin hasil yang semakin bagus. Bahkan terkadang sampai ada yang bilang, peredam kami jauh lebih bagus walau harganya jauh lebih murah. Semua karena kreativitas. Dengan kreativitas yang kita miliki, kita dapat menghemat pengeluaran kita. Kreativitas itu sangatlah mahal, namun action lebih mahal dari itu. Oleh karena itu, jika anda memiliki ide, segera lakukan dan realisasikan ide tersebut agar sesuai dengan yang anda pikirkan.

About admin

Check Also

6 Kelemahan Senapan Angin Sharp Innova

Di Indonesia, banyak sekali merk senapan angin yang dapat kita temui di pasaran – pasaran, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *